Niat Cari Nafkah Malah Kena Musibah: Driver Ojol di Sawah Besar Kecurian 4 Paket Diduga Berisi Ponsel
https://www.jakartaforum.web.id/2026/02/niat-cari-nafkah-malah-kena-musibah.html
Jakarta Forum -JAKARTA – Nasib malang menimpa Septian (30), seorang pengemudi ojek online (ojol) yang harus kehilangan empat paket kiriman pelanggan saat sedang menjalankan tugasnya. Aksi pencurian tersebut terjadi di sebuah ruko di kawasan Jalan Pangeran Jayakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/2/2026) siang.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat Septian mengambil empat paket dari sebuah toko elektronik di Jalan Mangga Dua Raya. Karena pihak toko tidak menyediakan wadah tambahan, korban berinisiatif memasukkan seluruh paket—yang diduga berisi ponsel—ke dalam kantong plastik hitam miliknya dan diletakkan di gantungan motor.
Petaka muncul saat Septian berhenti di lokasi kedua di Jalan Pangeran Jayakarta untuk mengambil pesanan berikutnya. Saat ia sedang lengah memproses orderan, seorang pengendara motor berjaket oranye tiba-tiba menyambar plastik berisi paket-paket tersebut dan langsung melarikan diri.
Dituduh Pelanggan hingga Akun Terhenti
Penderitaan Septian tidak berhenti di situ. Selain kehilangan barang, ia juga sempat dituduh oleh pelanggannya sengaja membawa kabur paket tersebut.
"Jujur saya tidak tahu pasti isinya. Tapi satu customer bilang isinya HP, yang lain bilang barang berharga. Bentuknya memang kotak dan sudah dibungkus bubble wrap," ujar Septian saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).
Nasib Pekerjaan Menggantung
Hingga saat ini, Septian belum bisa kembali mencari nafkah. Status empat orderan yang dicuri tersebut masih "menggantung" di sistem aplikasi, sehingga ia tidak bisa menerima pesanan baru.
Meski sudah melapor ke pihak aplikator, korban mengaku belum mendapatkan kepastian solusi. Septian pun sempat berencana melapor ke polisi, namun diminta menunggu oleh pihak aplikator yang mengklaim sedang mengurus permasalahan tersebut.
Septian berharap pelaku segera ditangkap dan pihak aplikator memberikan perlindungan serta kepastian agar ia bisa kembali bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Angga)
