Ratusan Musisi Kepung Kementerian Hukum, Desak LMKN Dibubarkan Terkait Transparansi Royalti
https://www.jakartaforum.web.id/2026/06/ratusan-musisi-kepung-kemenkumham-tuntut-lmkn-dibubarkan.html
Jakarta Forum - Ratusan musisi, penyanyi, produser, pelaku industri musik, hingga pencipta lagu menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran dengan mengepung kantor Kementerian Hukum di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Selasa siang (9/6).
Aksi tersebut digelar guna menyuarakan satu tuntutan utama, yakni mendesak pembubaran Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Para insan seni menilai lembaga tersebut telah gagal total dalam melindungi hak ekonomi serta mengelola royalti para pemilik karya secara adil.
Persoalan royalti dinilai bukan sekadar urusan administrasi atau laporan keuangan semata, melainkan menyangkut urusan dapur dan sumber penghidupan para pencipta lagu. Selama ini, para musisi harus menanggung sendiri seluruh biaya produksi untuk melahirkan sebuah karya, namun ketika karya tersebut menghasilkan nilai ekonomi di ruang publik dan platform digital, hak mereka justru tidak mendapatkan perlindungan yang layak.
Selain melakukan orasi, massa juga membentangkan spanduk berisi tuntutan agar pemerintah segera melakukan reformasi total terhadap sistem pengelolaan royalti nasional demi menciptakan ekosistem yang transparan dan akuntabel. Mereka juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas berbagai dugaan penyimpangan dana yang sebelumnya sempat dilaporkan oleh sejumlah pihak.
Ironisnya, sejak aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga siang hari, tidak terlihat satupun perwakilan resmi dari Kementerian Hukum yang keluar untuk menemui para peserta aksi. Meski diwarnai rasa kecewa akibat tidak adanya audiensi, aksi unjuk rasa dari para pelaku industri musik tanah air ini tetap berlangsung secara damai, tertib, dan kondusif.(Angga)
