Unhan Kaji Budaya Masyarakat Solo di Tengah Isu Terorisme
https://www.jakartaforum.web.id/2016/05/unhan-kaji-budaya-masyarakat-solo-di.html
Jakarta - Unhan Kaji Budaya Masyarakat Solo di Tengah Isu Terorisme. Kota Solo di Jawa tengah sangat menarik perhatian belakangan ini. Kota Solo terkenal dengan kota budaya yang tercermin dengan masih kentalnya budaya jawa dan keberadaan keraton Surakarta.
Disisi lain Solo juga mendapat cap sebagai kota penghasil teroris karena terbukti banyak pelaku teror berasal dari Solo. Yang terakhir, Solo juga banyak melahirkan tokoh pemimpin Nasional mulai dari Haji Samanhudi yang mendirikan Partai Politik Pertama di Indonesia tahun 1905 sampai dengan Jokowi yang berhasil menjadi Presiden hasil pilihan rakyat sekarang ini.
Fenomena Solo berikut keragamannya merupakan magnet bagi ilmuwan untuk meneliti lebih jauh keragaman masyarakat Solo. Banyak pertanyaan muncul, bagaimana bisa masyarakat Solo yang terkenal dengan ikon warga yang berbudaya tinggi, ramah, akan tetapi bisa muncul pelaku pelaku teror yang notobene warga Solo.
Disisi lain Solo juga mendapat cap sebagai kota penghasil teroris karena terbukti banyak pelaku teror berasal dari Solo. Yang terakhir, Solo juga banyak melahirkan tokoh pemimpin Nasional mulai dari Haji Samanhudi yang mendirikan Partai Politik Pertama di Indonesia tahun 1905 sampai dengan Jokowi yang berhasil menjadi Presiden hasil pilihan rakyat sekarang ini.
Fenomena Solo berikut keragamannya merupakan magnet bagi ilmuwan untuk meneliti lebih jauh keragaman masyarakat Solo. Banyak pertanyaan muncul, bagaimana bisa masyarakat Solo yang terkenal dengan ikon warga yang berbudaya tinggi, ramah, akan tetapi bisa muncul pelaku pelaku teror yang notobene warga Solo.
Menjawab pertanyaan tersebut Fakultas Strategi Pertahanan Univesitas Pertahanan (Unhan) melakukan sejumlah kajian yang hasilnya di paparkan dalam sebuah seminar yang bertemakan "Redefensi Budaya Masyarakat Solo di Tengah Isu-Isu Terorisme" yang dilangsungkan di Auditorium Universitas Pertahanan di IPSC Sentul-Bogor, Kamis (19/05).
Sejumlah Tokoh nasional hadir dalam seminar yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI Dr (Cand) I Wayan Midhio, M.Phil.
"Kota Solo dengan keragaman budaya tetapi ada pula bibit bibit radikalisme yang ada dalam masyarakatnya. Kami dari Unhan terpanggil untuk melakukan penelitian dan membuat kajian mengapa radikalisme bisa muncul. Ada yang kurang dalam kesadaran Bela Negara. Melalui kearifan budaya bisa mengeliminir gerakan radikalisme." kata Rektor
"Sasaran yang ingin dicapai dari seminar ini adalah membangun konsep Bela Negara dan terorisme di Solo, sehingga dapat ditemukan formula yang tepat dan efektif untuk mengeliminasi radikalisme." Pungkas Rektor. (Dn)
Sejumlah Tokoh nasional hadir dalam seminar yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI Dr (Cand) I Wayan Midhio, M.Phil.
"Kota Solo dengan keragaman budaya tetapi ada pula bibit bibit radikalisme yang ada dalam masyarakatnya. Kami dari Unhan terpanggil untuk melakukan penelitian dan membuat kajian mengapa radikalisme bisa muncul. Ada yang kurang dalam kesadaran Bela Negara. Melalui kearifan budaya bisa mengeliminir gerakan radikalisme." kata Rektor
"Sasaran yang ingin dicapai dari seminar ini adalah membangun konsep Bela Negara dan terorisme di Solo, sehingga dapat ditemukan formula yang tepat dan efektif untuk mengeliminasi radikalisme." Pungkas Rektor. (Dn)
