Lanud Palembang diJadikan Posko Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan Sumsel
https://www.jakartaforum.web.id/2015/10/lanud-palembang-dijadikan-posko-satgas.html
Jakarta - Lanud Palembang diJadikan Posko Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan Sumsel. Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda pulau Sumatera dan Kalimantan seolah sudah menjadi bencana nasional karena dampaknya juga dapat dirasakan hingga negara tetangga. Kabut asap yang berlangsung sejak akhir Agustus 2015 lalu hingga kini masih terjadi. Selain mengganggu berbagai aktivitas, kabut asap juga berdampak sangat buruk terhadap kesehatan masyarakat.
Untuk wilayah Sumatera, khususnya Sumatera Selatan (Sumsel), upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan secara maksimal, bahkan sejak September 2015 lalu, 4.997 personel dari unsur Badan Penaggulangan Bencana Daerah, TNI, Polri, Manggala Agni dan unsur terkait lainnya yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel telah diturunkan ke sejumlah daerah yang terdapat banyak titik panas.
Untuk wilayah Sumatera, khususnya Sumatera Selatan (Sumsel), upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan secara maksimal, bahkan sejak September 2015 lalu, 4.997 personel dari unsur Badan Penaggulangan Bencana Daerah, TNI, Polri, Manggala Agni dan unsur terkait lainnya yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumsel telah diturunkan ke sejumlah daerah yang terdapat banyak titik panas.
Selasa (13/10), Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan bersama tim bantuan dari negara-negara sahabat, melakukan pemetaan titik api dan melakukan briefing di kantor BPBD Sumsel diikuti Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin, Kepala BNPB Brigjen Willem R. Kepala BPBD Sumsel Yulizar Dinoto, Komandan Lanud Palembang selaku Dansatgas Udara Letkol Pnb M.R.Y. Fahlefie, S.Sos,psc. Dansatgas Darat Kolonel Inf. Wahyu H.S. serta seluruh Crew pesawat Negara-negara sahabat.
Usai briefing langsung meninjau kesiapan pesawat-pesawat yang akan digunakan untuk melakukan operasi udara pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Apron Lanud Palembang.
Usai briefing langsung meninjau kesiapan pesawat-pesawat yang akan digunakan untuk melakukan operasi udara pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Apron Lanud Palembang.