Mengenang Eyang Ratih: Srikandi FKPPAI yang Berpulang di Tengah Dedikasi Spiritual dan Budaya
https://www.jakartaforum.web.id/2026/06/eyang-ratih-fkppai-meninggal-dunia.html
![]() |
| Mengenang sosok almarhumah Eyang Ratih (Tri Hari Mastuti), Wakil Ketua Umum Bidang Budaya DPP FKPPAI dan Pimpinan Padepokan Gunung Lawu yang dikabarkan wafat pada Kamis (18/6/2026). |
Jakarta Forum - Dunia spiritual dan pelestarian budaya Indonesia dirundung duka mendalam. Tri Hari Mastuti, atau yang akrab dikenal publik sebagai Eyang Ratih (68 tahun), mengembuskan napas terakhirnya di tengah perjalanan panjang mengemban misi spiritualnya. Wakil Ketua Umum Bidang Budaya DPP FKPPAI tersebut wafat di sebuah rumah sakit di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (18/6/2026) dini hari pukul 01.58 WIB.
Kepergian almarhumah menyisakan potret kegigihan seorang tokoh perempuan yang mendedikasikan sisa hidupnya untuk organisasi. Sebelum kondisi kesehatannya menurun akibat kelelahan dan riwayat sesak napas, Eyang Ratih diketahui tengah menyelesaikan rangkaian agenda spiritual yang padat di Bali, Yogyakarta, hingga Banyuwangi, termasuk menghadiri malam suroan dan berziarah.
Gopal, sopir pribadi almarhumah, mengonfirmasi bahwa sang spiritualis senior sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat di Banyuwangi setelah mengeluhkan kelelahan hebat dalam perjalanan menuju Jakarta, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kehilangan Besar Sosok Pejuang Perempuan
Ketua Umum Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuhan Alternatif Indonesia (FKPPAI), Ki Sawung Rahsa, menyebut almarhumah sebagai sosok "Srikandi" sejati. Dedikasi Eyang Ratih dalam membawa nama baik organisasi dan Padepokan Gunung Lawu yang dipimpinnya dinilai tidak tergantikan.
"Beliau adalah tokoh yang sangat dihormati. Pemikiran, dedikasi, dan kecintaannya terhadap FKPPAI begitu besar. Ke mana pun beliau pergi, selalu membawa nama baik organisasi," ungkap Ki Sawung penuh duka saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (18/6).
Sebagai pemegang amanah Wakil Ketua Umum Bidang Budaya DPP FKPPAI periode 2022–2027 sekaligus Dewan Penasehat Spiritualis Indonesia (SI), kiprah Eyang Ratih selama lebih dari satu dekade telah memberikan kontribusi besar bagi eksistensi komunitas spiritual lokal di tanah air.
Prosesi Pemakaman di Bali
Berdasarkan keputusan pihak keluarga, jenazah Eyang Ratih rencananya akan dimakamkan di Badung, Bali.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari organisasi, Ki Sawung Rahsa telah menginstruksikan Ketua DPP FKPPAI Bali, YM Dr. dr. A.A.G.P. Wiraguna, Sp.D.V.E., beserta seluruh jajaran pengurus daerah untuk mengawal langsung seluruh prosesi pemakaman perwakilan dari pusat.
Keluarga besar FKPPAI dan rekan sejawat mendoakan agar almarhumah Tri Hari Mastuti (Eyang Ratih) mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.(Angga)
