Alumni IPB Siap Perkuat Positioning & Image Industri Sawit Nasional
https://www.jakartaforum.web.id/2016/12/alumni-ipb-siap-perkuat-positioning.html
Jakarta -Alumni IPB Siap Perkuat Positioning & Image Industri Sawit Nasional. Pesatnya perkembangan Industri sawit nasional menjadikannya primadona ekspor Indonesia dan menjadi penyambung devisa terbesar ditambah lagi sektor ini mampu menyerap tenaga kerja, meningjkatnya kesejahteraan petani serta mampu mendukung terhadap pembangunan daerah, rupanya masih menyimpan tantangan yang masti dihadapi.
Masifnya kampanye kerusakan lingkungan hancur biodiversitas dan pelanggaran HAM, yang dilakukan oleh kelompok tertentu. Belum lagi sertifikasi yang dilakukan oleh pemerintah belum cukup mampu dilirik dunia internasional, membutuhkan strategi yang matang agar pengembangan indutri sawit yang berkelanjutan mempunyai positioning dan image yang baik didunia internasional.
Oleh karena itu, sekjen Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB), Nelly Oswini, mengatakan Alumni IPB mempunyai peran mendorong pemerintah dan seluruh stakeholdel melalui gagasan-gagasan untuk kedaulatan regulasi kelapa sawit Indonesia.
“Alumni IPB mempunyai banyak pakar kompeten, sehingga melalui seminar “Strategi Memperkuat Positioning dan Image Sawit Indonesia di Dunia Internasional” pada hari selasa (6/12) diharapkan akan memunculkan konsep strategi yang arahnya menguatkan pemerintah untuk mengembangkan industry kelapa sawit nasional agar semakin diakui di dunia,”ujar Nelly.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2015 industri kelapa sawit Indonesia menghasilkan devisa USD 18,6 milliar atau sekitar Rp.250 triliun yang dihasilkan dari luas area perkebunan 11,3 juta hektar dan kapasitas produksi 31,2 juta ton crude palm oil (CPO). Devisa tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan devisa hasil ekspor migas. Hal tersebut menandakan bahwa kelapa sawit merupakan industri yang strategis dalam menopang perekonomian Indonesia.

