Pabrik Pembuat Sandal Berlafaz Allah masih di Selidiki Polda Jatim
https://www.jakartaforum.web.id/2015/10/pabrik-pembuat-sandal-berlafaz-allah.html
Jakarta - Pabrik Pembuat Sandal Berlafaz Allah masih di Selidiki Polda Jatim. Hingga saat ini polisi telah menyita 619 pasang sandal yang memiliki lafadz Allah dan menyita 3 alat cetak yang digunakan untuk memproduksi sandal tersebut. Dari hasil penyelidikan polisi, alat cetak yang dimiliki perusahaan itu didatangkan langsung dari Tiongkok.
Sandal sandal yang dicetak bernomor kode 2079 telah diproduksi sejak September 2014 lalu, Polisi masih mendalami apakah ada unsur kesengajaan dalam proses produksinya dan meminta kepada pihak perusahaan untuk menarik kembali sandal - sandal yang telah beredar dipasaran.
ementara itu pemasaran sandal -sandal ini telah merambat kewilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Makasar hingga Nusa Tenggara Barat.
Kapolres Gersik AKBP Adi Wibowo mengatakan "Kami Belum menetapkan tersangka dan baru memeriksa tiga orang saksi yang memproduksi sandal tersebut, dan akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Tiga orang lagi yang berkompetenyang turut memproduksi sandal ini"
Sementara lokasi pabrik PT. Pradipta Perkasa Makmur pembuatan sandal merek Glacio di Gersik Jawa Timur masih dijaga ketat oleh Banser dan keamanan pabrik, penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi protes warga karena produksi sandal dianggap melecehkan umat Islam.
Kapolres Gersik AKBP Adi Wibowo mengatakan "Kami Belum menetapkan tersangka dan baru memeriksa tiga orang saksi yang memproduksi sandal tersebut, dan akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Tiga orang lagi yang berkompetenyang turut memproduksi sandal ini"
Sementara lokasi pabrik PT. Pradipta Perkasa Makmur pembuatan sandal merek Glacio di Gersik Jawa Timur masih dijaga ketat oleh Banser dan keamanan pabrik, penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi protes warga karena produksi sandal dianggap melecehkan umat Islam.
Sementara itu, menurut keterangan personalia perusahaan, Umboh menyebut, mesin cetak tersebut dipesan dan didatangkan langsung dari Cina. Sejak September 2014 hingga Oktober 2015, PT Pradipta Perkasa Makmur telah memproduksi alas kaki itu sebanyak 82.070 pasang.
