Gandeng Instansi Lintas Sektor, APTIKNAS Dorong Ketahanan Siber Nasional Berbasis AI di Ajang NCC 2026
https://www.jakartaforum.web.id/2026/10/ncc-2026-resmi-dibuka-aptiknas-ketahanan-siber.html.html
Jakarta Forum - JAKARTA, Forum keamanan siber tahunan terbesar di Indonesia, The 5th National Cybersecurity Connect (NCC) 2026, resmi dibuka di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (28/10/2026). Mengangkat tema utama “Securing Trust and Resilience in the Age of AI-Driven Digital Transformation”, ajang ke-5 sejak 2022 ini mempertemukan seluruh elemen strategis untuk memperkuat benteng digital nasional dari ancaman kecerdasan buatan (AI).
Pagelaran akbar ini diinisiasi oleh Naganaya Indonesia International bersama Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS), GP Ansor, serta BUMA, dengan menggandeng WANTRII sebagai co-host. Perhelatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Ekonomi Kreatif RI untuk mengedukasi masyarakat digital.
Ketua Umum APTIKNAS sekaligus Ketua Umum APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Pak Hoky), menegaskan bahwa transformasi digital di tanah air tidak boleh sekadar mengedukasi kecepatan teknologi, melainkan wajib diimbangi dengan penguatan sistem keamanan, ketahanan, dan tingkat kepercayaan digital publik.
“Transformasi digital tidak cukup hanya cepat dan canggih, tetapi harus aman, tangguh, dan tepercaya. Keamanan siber merupakan fondasi bagi keberlangsungan bisnis, pelayanan publik, kepercayaan masyarakat, dan kedaulatan bangsa di ruang digital,” ujar Soegiharto Santoso dalam pidato sambutannya.
Hoky memaparkan pentingnya kolaborasi Hexahelix lintas disiplin guna menghadapi ancaman siber berbasis kecerdasan artifisial yang kian masif. Pihaknya memberikan apresiasi khusus kepada BSSN, Kemenkomdigi, Kemenekraf, mitra strategic sponsor, serta Aditya Adiguna (Direktur Utama PT Naganaya Indonesia International) selaku motor penggerak perhelatan NCC.
Momentum berharga ini bertepatan dengan perjalanan 35 tahun APKOMINDO sejak 1991, yang kini diperkuat oleh jaringan 31 DPD APTIKNAS dari Aceh hingga Papua. Dalam aspek regulasi, Hoky secara tegas mendesak percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) demi kepastian perlindungan hukum nasional.
Apresiasi juga dialamatkan atas dukungan Deputi Bidang Kreativitas Digital Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, dalam menyukseskan gelaran ASOCIO Digital & AI Summit 2026 sebelumnya. Momentum diplomasi teknologi tersebut kian kuat berkat kehadiran Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
![]() |
| Para perwakilan perusahaan teknologi penerima NCC 2026 Appreciation Award foto bersama di panggung National Cybersecurity Connect Bidakara Jakarta. |
Dari sisi pelaksana, Aditya Adiguna menyatakan bahwa NCC 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi konkret guna menerjemahkan strategi keamanan siber menjadi langkah taktis. Hal senada disampaikan Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, yang mengajak generasi muda aktif menjaga ruang digital agar tetap beretika dan tepercaya.
Ulasan penguatan data dan transaksi siber turut dipaparkan oleh Farah Fitria Rahmayanti (Direktur TI PERURI), Wijaya Kusumawardhana (Staf Ahli Menkomdigi), serta Deputi III BSSN RI, Sulistyo. Sektor industri diwakili oleh Regal Rauniyar Star selaku CEO Zentara yang membedah pentingnya pendekatan sistem proteksi proaktif berbasis otomatisasi intelijen AI.
Pembukaan NCC 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan Industrial Cyberdrill Exercise (ICE) 4.0 2026 dengan menobatkan PERURI sebagai Best Team. Selain itu, penghargaan NCC 2026 Appreciation Award dianugerahkan kepada sejumlah korporasi teknologi utama di antaranya Zentara, softScheck, dan CompTIA. (Red)





.jpeg)