Gandeng Label Internasional Big Romantic Records, Skastra Resmi Rilis Karya Musik Terbaru
https://www.jakartaforum.web.id/2026/05/skastra-rilis-lagu-baru-big-romantic-records.html
![]() |
| Formasi terbaru grup musik ska-jazz Skastra saat melakukan sesi pemotretan untuk rilisan terbaru mereka di bawah naungan label internasional Big Romantic Records, Senin (25/5/2026). (Foto: Istimewa) |
Jakarta Forum - Grup musik ska asal Indonesia, Skastra, dengan bangga mengumumkan gelaran tur bertajuk “Skastra Japan Tour 2026”. Rangkaian tur musik di Jepang pada empat titik di tiga kota, meliputi Osaka, Nagoya, dan Tokyo, akan berlangsung bulan Juli mendatang. Tur Jepang kali pertama ini merupakan bagian dari perayaan perilisan album ikonis Skastra “Metanoia” dalam format piringan hitam (Vinyl) 12-inch.
Gelaran tur Jepang kali ini, menurut gitaris Skastra Fazrin “Adin” Mustakin, menjadi momentum krusial dalam memperkuat posisi Skastra di kancah musik internasional. Langkah ini juga menjadi bentuk apresiasi langsung, mengingat Jepang merupakan salah satu sumber inspirasi terbesar di balik berbagai lagu Skastra.
Sebelumnya, album Metanoia telah dirilis pada 1 Desember 2023 sebagai monumen transisi delapan tahun Skastra bermusik. Pada perjalanannya, sembilan lagu di album nan dinukil dari bahasa Yunani kuno berarti ‘perubahan’ tersebut beroleh sambutan hangat tak hanya dari pencinta musik dalam negeri tetapi pula luar negeri.
Satu lagu dari album Metanoia dan satu lagu lagi dari album sebelumnya kemudian dirilis di Jepang dengan sambutan luar biasa besar. Bertolak dari respon tersebut, tak mengherankan bila penggemar musik Ska di Jepang siap menantikan entakan tempo berpadu ritme khas lagu-lagu Skastra.
Antara Jepang dan album Metanoia sedari awal memang punya koneksi unik. Dalam cover album itu terdapat gambar lelaki bermain gitar di dalam gerbong kereta dengan running text di atasnya bertulis ‘Next Stop: Japan’. “Awalnya enggak terbayang bakal dirilis bahkan bisa manggung di Jepang. Tulisan di cover itu memang jadi manifestasi Skastra. Ternyata sekarang terkabul. Begitulah cara semesta bekerja,” kata Adin.
Sama seperti perilisan sebelumnya, proyek album Metanoia dalam format piringan hitam 12-inch kembali menggandeng label independen asal Tokyo, Big Romantic Records untuk mendistribusikan album berisi sepuluh lagu, di antaranya “Oh Malam”, “Fantasia”, “Hujan Deras”, “Penjelajah”, “Pelabuhan Terakhir”, “Matahari”, “Derai”, “Ria”, “Suatu Pagi”, dan “Endorfin” kepada pasar lebih luas lagi.
Dari sepuluh track itu, lagu “Hujan Deras” didapuk menjadi single andalan untuk memberikan pengalaman mendalam dan autentik melalui kehangatan audio dalam format piringan hitam.
“Rangkaian tur Jepang 2026 dan perilisan piringan hitam Metanoia 12-inch ini tidak hanya merayakan perjalanan musik Skastra, tetapi juga memperkokoh jembatan kultural antara komunitas musik independen di Indonesia dan Jepang,” papar vokalis Skastra Alduri Asfirna (Ina).
Sebelum berangkat untuk mengentak panggung Jepang, Skastra akan menggelar showcase di Jakarta pada bulan Juni sekaligus merilis merchandise khusus bagi para pencinta musik Skastra, khususnya Muda-Mudi Skastra. Selain itu, rencananya sepulang dari Jepang, band beranggotakan Alduri Asfirna (vokal), Ibrahim Rahman (drum), Rasmana Raga (bass), Adi Ahdiat (gitar), Fazrin Mustakin (gitar), Hanung T. Wibawa (keyboard), dan Taufiq Alkatiri (trumpet) akan merilis album Metanoia dalam format Compact Disc (CD).
Tentang Skastra:
SKASTRA merupakan band ska-jazz beranggotakan 7 orang asal Depok yang terbentuk sejak tahun 2015. Grup musik ini dikenal lewat kemampuannya memadukan unsur jazz, rocksteady, surf rock, hingga pengaruh musik大衆 tradisional Indonesia seperti keroncong ke dalam balutan irama ska yang manis dan melankolis. Di sepanjang karier bermusiknya, Skastra telah melahirkan deretan karya populer termasuk kantong album penuh bertajuk Metanoia yang dirilis pada akhir tahun 2023 lalu.
Tentang Big Romantic Records:
BIG ROMANTIC RECORDS adalah label rekaman independen internasional yang beroperasi melintasi kawasan Asia, khususnya menghubungkan geliat kancah musik independen antara Jepang, Taiwan, hingga Asia Tenggara. Label ini berfokus merilis karya-karya musisi Asia terpilih dalam format fisik premium, seperti piringan hitam (LP) dan piringan 7-inci, serta aktif menjembatani penyelenggaraan tur konser lintas negara bagi musisi potensial untuk menembus pasar global.(Angga)
